Salam kenal dokter,
Saya wanita berusia 31 tahun telah menikah selama 5 tahun dan mempunyai 1 orang anak berusia 3,5 tahun. Selama 5 tahun ini saya tidak menggunakan alat kontrasepsi (KB). Saya mempunyai keluhan, sudah 1,5 tahun lalu beberapa kali berhubungan intim dengan suami mengalami pendarahan, awalnya saya mengira darah yang keluar adalah darah haid, karena haid saya memang tidak tetap setiap bulannya antara 26 sampai 45 hari. Tetapi setelah saya cium darah tersebut tidak seperti darah haid (bau darah segar) dan memang bukan darah haid, kejadian itu berulang beberapa kali walau tidak berurutan. Karena berulang beberapa kali 1,3 tahun yang lalu saya baru mencoba berkonsultasi dengan bidan terdekat, bidan tersebut mengatakan bahwa kemungkinan waktu saya berhubungan intim, tempat bayi (kandungan) saya turun dan terkena gesekan penis sehingga mengakibatkan pendarahan dan turunnya tempat bayi tersebut akibat fisik saya yang capek. Tapi walau fisik tidak capek pun kadang-kadang masih mengalami pendarahan.
Selain itu ada beberapa hal yang perlu dokter ketahui bahwa :
1. Sebelum melakukan hubungan saya dan suami sudah melakukan pemanasan yang cukup, karena saya telah mengeluarkan cairan untuk lubrikasi
2. Waktu pendarahan saya tidak mengalami kesakitan, hanya saja setelah saya amati pada posisi tertentu saat penis melakukan penetrai organ dalam terasa agak ngilu karena tergesek penis.
3. Pendarahan tersebut berulang lagi 2 minggu yang lalu, padahal 1 tahun sebelumnya saya tidak berhubungan intim dengan suami karena suami tugas ke luar negeri dan terakhir pendarahan tadi malam padahal selang antara dua minggu tersebut saya melakukan hubungan tidak mengalami pendarahan.
Saya mulai khawatir akibat pendarahan tersebut hubungan intim dengan suami menjadi terganggu, karena suami menjadi kurang bergairah apalagi waktu pendarahan suami belum mengalami ejakulasi.
Pertanyaan saya adalah :
1. Apakah penyebab pendarahan itu?
2. Apakah ada organ reproduksi saya yang tidak beres?
3. Berbahayakah apabila waktu pendarahan hubungan tetap diteruskan sampai suami mengalami ejakulasi terlebih dahulu?
4. Cek apa saja (tes apa saja) yang harus saya lakukan untuk mengetahui penyebab pendarahan?
5. Berbahayakah apabila saya hamil lagi?
Terima kasih, semoga keluhan dan pertanyaan saya dapat segera terjawab.