Salam kenal.
Nama saya dr. Jimmy Yanuar Annas, SpOG.
Dalam kehidupan, wanita mengalami beberapa masa, antara lain:
masa pra pubertas ( < 14 tahun), reproduksi ( 15 - 45/50 tahun), menopause ( > 50 - 55 tahun). Wanita dikatakan menopause bila sudah tidak menstruasi ( tanpa KB maupun penyakit tertentu) selama 1 tahun penuh atau lebih.
Masa transisi dari masa reproduksi menjadi menopause disebut masa perimenopuse, umumnya dimulai umur 40 keatas hingga menopause.
beberapa wanita memang timbul gejala yang kurang nyaman pada saat perimenopause ini, gejala tersebut antara lain; rasa panas seperti yang dialami oleh ibu saudara, nyeri saat senggama, emosi labil, sering lupa, kemaluan terasa kering, libido menurun, gangguan miksi dan gangguan BAB. Kemungkinan terjadi penyakit kardiovaskuler seperti hipertensi & penyakit jantung juga meningkat pada usia ini. Tidak semua wanita mengalami hal seperti ini, ada juga wanita yang mencapai masa menopause tanpa gejala.
Ibu saudara berusia 52 tahun, ada kemungkinan gejala seperti rasa panas, sulit tidur itu berkaitan dengan gejala perimenopause. Untuk rasa berdebar debar, sebelum kita mencurigai hal tersebut juga gejala perimenopause sebaiknya ibu periksakan ke dokter untuk mengevaluasi apakah ada kelainan lain.
lalu bagaimana solusinya untuk wanita yang mengalami gejala perimenopause. Banyak sekali metode pendekatannya. mulai dari pendekatan psikiatris sampai terapi sulih hormon. Namun sebaiknya anda konsultasi terlebih dahulu mana yang lebih cocok untuk ibu anda.
Semoga informasi ini dapat membantu dan sebagai bahan diskusi dengan dokter anda. Bila masih ada yang ditanyakan silahkan reply email ini
Untuk pemeriksaan / konsultasi ke tempat praktek dokter kami bisa menghubungi sekretariat kami di Telpon 031-5501474. Terima kasih
Salam,
dr. Jimmy Yanuar Annas SpOG